From Hidden Gem To Global Destination.
Melakukan perlindungan ketat terhadap ekosistem pesisir serta keanekaragaman hayati lokal. Fokus utamanya adalah menjaga Pulau Um sebagai habitat jutaan kelelawar buah serta pesisir pantai sebagai area penangkaran satwa dilindungi seperti penyu belimbing.
Menyediakan sarana pembelajaran bagi pengunjung mengenai pentingnya menjaga ekosistem. Wisatawan diajak memahami cara kerja pembatasan alam, belajar teknik transplantasi terumbu karang, serta meneliti keanekaragaman flora dan fauna endemik bersama pemandu lokal.
Menerapkan sistem hukum adat tradisional Egek (serupa tradisi Sasi) milik Suku Moi. Pilar ini mengatur larangan musiman dalam mengambil hasil laut tertentu demi memberi waktu bagi alam untuk memulihkan populasinya secara mandiri.
Memanfaatkan keindahan lanskap pantai pasir putih Malaumkarta, tebing eksotis Tanjung Batu Lubang, hingga keasrian hutan tropis untuk aktivitas rekreasi rendah dampak. Pengembangannya dirancang tanpa merusak bentang alam asli.
Mengembangkan pariwisata yang dikelola sepenuhnya oleh komunitas lokal Suku Moi melalui Pokdarwis. Keuntungan ekonomi dari layanan homestay, sewa perahu nelayan, kuliner, dan kerajinan tangan dialokasikan langsung untuk kesejahteraan masyarakat kampung.
Free AI Website Maker